Paket Tour Ke Sumba Murah Tahun 2020

Trip Ke Sumba Murah

Paket Tour ke Sumba – Yihaa! Kalau kamu denger  Sumba, apa nih, kata pertama yang terbersit pertama kali dalam pikiranmu? Apakah susu kuda liar yang disebut-sebut sebagai penambah stamina dan keperkasaan untuk para pria? Pernahkah kamu memikirkan bagaimana rasanya? Sama, nih apa sih yang membedakan susu kuda dengan susu hewani lainnya? 

Jika kamu mengira kalau susu kuda liar berasal dari pulau Sumba, maap-maap nih, kali ini kamu salah besar. Yuk, cek peta lagi. Susu kuda liar merupakan produk khas Pulau Sumbawa, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sementara Pulau Sumba, terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau Sumbawa memiliki produk susu kuda liarnya yang melegenda untuk membuat tubuh semakin mantap. Sementara itu, Sumba memiliki pemandangan indah dengan alamnya yang perkasa. Kali ini, jelajah pulau Sumba, yuk. Akan aku ceritakan gimana seksinya alam pulau Sumba yang butuh kamu explore sekarang juga;

Paket Wisata ke Sumba

Di bawah ini kami tawarkan beberapa pilihan paket wisata ke Sumba untuk memberikan kamu gambaran sebelum berlibur ke Sumba. Silahkan klik pada bagian yang ingin kamu ketahui lebih detil dari masing-masing paket tersebut.

Waktu Terbaik ke Pulau Sumba

Musim kemarau yang jatuh pada bulan April – Oktober di Indonesia menjadi momen yang pas untuk mengunjungi pulau ini. Tapi, para traveler lebih menyukai untuk datang pada bulan Juni-Juli. Pada bulan ini, suhu rata-rata di pulau Sumba mencapai 27-28 derajat Celcius. 

Matahari bersinar cerah, yang tentunya sangat cocok jika kamu ingin mengunjungi pantai. Gak heran, wisatawan mancanegara juga tak kalah senang menikmati hangatnya matahari di Pulau Sumba. Musim panas juga waktu yang pas untuk menikmati luasnya savana sembari berlarian.  

Pulau Sumba

Bagi penduduk di luar kawasan Nusa Tenggara, membedakan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi tantangan. Selain mengingat-ingat dan membayang-bayangkan lokasinya seperti dalam peta yang pernah kamu lihat, dalam menyebutkan lokasinya tak luput dari keliru dan sering tertukar. 

Nah, kalau pulau yang akan kita explore satu ini, Pulau Sumba terbagi menjadi empat wilayah kabupaten yaitu kabupaten Sumba Barat Daya, kab. Sumba Tengah, kab. Sumba Timur, dan kab. Sumba Barat. Masing-masing wilayah memiliki keunikan alamnya masing-masing. Biar puas menjelajah ke sini, kita explore satu-satu, yuk;

Pantai Walakiri

Kalau biasanya akrab dengan pasir putih pantai menyentuh kulit kakimu dengan pemandangan karang dan bebatuan, tidak dengan pantai yang satu ini. Pantai Walakiri memiliki pohon bakaunya yang banyak tersebar di sekitar tepi pantai. Saat angin menerpa, dedaunan akan bergoyang kesana kemari mengikuti irama angin. Gak heran, pohon bakau yang tampak seperti menari ini menambah suasana syahdu saat matahari terbenam.  

Bukit Wairinding

Mau melihat yang hijau-hijau untuk terapi stres? Bukit Wairinding memiliki topografi berkelok-kelok yang diselimuti rumput kering hijau yang luas. Duduk-duduk disini sebentar dan nikmati pemandangan bukit yang mendamaikan hatimu. Baru setelah itu jalan-jalan, deh untuk lebih menikmati pemandangan sekitar bukit.

Pantai Puru Kambera

Berbeda dengan pantai Walakiri dengan pohon bakaunya, pantai Puru Kambera dikelilingi pohon cemara cantik yang menjulang. Pantai Puru Kambera belum begitu tersorot dan sepi pengunjung, sehingga masih terjaga kealamiannya. Dari Waingapu, Sumba Timur, jarak tempuh yang dilalui sepanjang 25 kilometer dengan waktu tempuh selama satu jam.

Air Terjun Tanggedu

Duh, gak perlu jauh-jauh ke Grand Canyon. Air Terjun Tanggedu memiliki pemandangan air terjun yang gak kalah sempurna. Berwarna biru hingga hijau tosca yang indah dengan bebatuan cokelat muda yang mengelilinginya membuat aliran air terjun terlihat berkelok-kelok. Air terjun Tanggedu tidak terlalu tinggi seperti air terjun pada umumnya. Namun buat kamu yang ingin basah-basahan, ada spot menarik yang membentuk seperti kolam alami di sekitar lokasi air terjun. 

Air Terjun Waimarang

Tak kalah memikat, air terjun Waimarang memiliki pemandangannya yang juga cantik. Namun untuk menikmati indahnya air terjun Waimarang, dibutuhkan usaha ekstra, nih. Kita harus menempuh perjalanan berkelok-kelok selama satu jam lamanya. Tapi tenang aja, rasa lelahmu akan terbayarkan dengan dinginnya air terjun yang membentuk seperti kolam. Berbeda dengan air terjun Tanggedu, air Terjun Waimarang memiliki nuansa lebih gelap karena dikelilingi tebing bebatuan yang tinggi menjulang yang membuatmu serasa berada dalam gua.

Taman Nasional Manupeu Tana Daru

Mau menikmati suasana hijau pepohonan hutan? Boleh mampir dulu di kawasan taman nasional Tana Daru, Sumba Tengah. Meski belum memiliki banyak fasilitas umum untuk para wisatawan, banyak juga pengunjung yang datang kesini untuk menikmati sejuknya pepohonan yang rindang. Lupakan sejenak beban di pundakmu dengan menikmati suasana sejuk dan udara segar di tempat ini.

Air Terjun Lapopu

Berbeda dengan air terjun Waimarang di Sumba Timur, air terjun Lapopu memiliki aliran air seperti bertingkat-tingkat. Tidak membentuk kolam alami yang dikelilingi oleh tebing bebatuan yang menjulang, air terjun Lapopu tampak lebih luas dan terbuka. Mau basah-basahan di air terjun Lapopu, ayok-ayok aja!

Danau Weekuri

Nah, danau air asin ini terletak di desa Kalena Rongo, Sumba Barat Daya. Berbeda dengan danau lainnya dengan air tawar, danau Weekuri punya kadar garam yang tinggi, sehingga kamu bebas berenang atau sekedar mengapung di sana. Kalau kamu pemburu senja, mampir dulu kesini menikmati indahnya matahari terbenam yang gak cuman bisa dinikmati dari tempat ketinggian aja. 

Pantai Ratenggaro

Dibandingkan pantai-pantai di pulau lainnya, pantai pulau Sumba masing-masing memiliki identitas uniknya tersendiri. Pantai dengan pohon bakaunya, savana, pohon cemara, dan tak ketinggalan pantai Ratenggaro dengan pemandangan langsung kampung adat Ratenggaro. Disini, kamu juga bisa berjalan-jalan santai menikmati tepi pantai dengan naik kuda. Rasakan lembutnya berjalan di atas pasir putih dengan pemandangan pantai yang luas, ya.  

Kampung Adat Ratenggaro

Berbeda dengan kampung adat Prai Ijing, kampung adat Ratenggaro terkenal dengan peninggalan kubur batu pada zaman megalitikum. Tercatat terdapat 304 kubur batu disini dengan ukiran atau pahatan dengan maknanya tersendiri. Kampung yang terletak di desa Umbu Ngedo, Sumba Barat Daya ini juga ditemukan banyak meja-meja altar besar yang terbuat dari batu peninggalan zaman megalitikum. Hingga saat ini orang Garo, orang pertama yang mendiami kawasan Ratenggaro, tetap melestarikan tradisi merapu hingga saat ini. 

Pantai Bwanna

Pemandangan indah pantai yang satu ini tentu tidak asing di sosial mediamu. Soalnya, tebing bebatuannya berlubang besar seperti pintu gerbang. Tentu akan jadi momen mengesankan saat mengunjungi Sumba Barat Daya. Jangan lupa untuk foto di pintu gerbang ikonik pantai Bwanna ini. Jika berangkat dari Tambolaka ibu kota Sumba Barat Daya, menuju pantai ini membutuhkan waktu dua jam perjalanan.

Kampung Adat Prai Ijing

Kalau Bali memiliki adat istiadat yang patut kita jaga, kearifan lokal khas pulau Sumba juga tak kalah menarik untuk kita pelajari. Salah satunya dengan mengunjungi kampung adat Prai Ijing yang terletak di kabupaten Sumba Barat. Lokasinya tidak jauh dari ibu kota Sumba Barat, Waikabubak, dengan jarak sekitar 2,6 kilometer saja.

Memasuki area kampung adat Prai Ijing, kita akan disambut dengan rumah-rumah tradisional khas Sumba dengan atap menjulang tinggi yang terbuat dari alang-alang kering. Bagian bawah rumah digunakan sebagai tempat binatang ternak. Sementara bagian tengah untuk beraktivitas sehari-hari. Pada bagian atas, sebagai tempat penyimpanan bahan pangan. 

Masuk ke kampung adat Prai Ijing, kita terlebih dahulu membayar retribusi sebesar Rp 10 ribu aja. Disini, kita akan disambut ramah oleh penduduk sekitar dan anak-anaknya yang ceria. Kamu akan sering menjumpai ibu-ibu yang sedang membuat kerajinan anyaman maupun kain tenun. Kalau kamu suka bermain dengan anak-anak, mereka biasanya gemar membuat camilan manisan pepaya yang langsung memetiknya sendiri dari pohon.

Cara Menuju Pulau Sumba

Jika kamu berangkat dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, kamu dapat melakukan perjalanan darat menuju pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. 

Rute dari pelabuhan Tanjung Perak menuju pelabuhan Waingapu, kabupaten Sumba Timur yaitu pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya – Ampenan, Lembar (Lombok) – Waingapu, Sumba Timur dengan menaiki KM. Egon. Nah, perjalanan yang harus ditempuh sekitar 2 hari 2 malam. Untuk biayanya, tersedia pilihan kelas ekonomi dengan harga tiket Rp 312.000,00 untuk satu orang dewasa dan Rp 36.000,00 untuk bayi, anak-anak. 

Kalau kamu berangkat dari Bali, bisa langsung menuju pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali menuju Waingapu, Sumba Timur.

Rute perjalanannya adalah Benoa, Bali – Bima – Waingapu dengan naik KM Awu. Harga tiket Rp 298.500,00 untuk orang dewasa dan Rp 35.000,00 untuk bayi, anak-anak. Perjalanan naik kapal laut ini sendiri memakan waktu 2 hari. 

Kalau kamu habis main-main dari Labuan Bajo, bisa sekalian ke Pulau Sumba dengan harga yang terjangkau. Rute perjalanannya adalah Labuan Bajo – Bima – Waingapu dengan menaiki KM. Wilis. Harga tiket pun terjangkau banget, cuman Rp 81.000,00 aja dengan waktu tempuh perjalanan 1 hari. 

Jika berangkat dari pelabuhan Bima menuju pelabuhan Waingapu Sumba Timur, cukup naik KM Wilis dengan biaya Rp 97.000,00 untuk orang dewasa dengan waktu tempuh perjalanan 1 hari.  

Tiket Pesawat ke Pulau Sumba

Jika memilih transportasi udara, kita dapat mendarat di bandara Umbu Mehang Kunda di kabupaten Sumba Timur. Bisa juga mendarat di bandara Waikabubak, Tambolaka, Sumba Barat Daya. Sebelum memutuskan untuk turun di bandara mana, cek dulu rute maskapai penerbangan dan juga destinasi wisata yang akan kamu kunjungi. Soalnya, jarak antara bandara Umbu Mehang Kuda dengan Waikabubak cukup lumayan jauh, nih jaraknya sekitar 180 kilometer. 

Untuk perjalanan menuju bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu dan bandara Waikabubak, tidak bisa langsung dari kotamu, ya. Transit dulu di Bandara Internasional Ngurah Rai maupun Bandara Internasional El Tari Kupang. Harga tiket pun bervariatif, mulai dari Rp 1,8 juta. Maskapai penerbangan yang bisa kamu pilih untuk pergi ke pulau Sumba adalah Sriwijaya Air, Lion Air, PT. Nam Air, Wings Abadi Airlines, Lion Air, dan maskapai penerbangan lainnya. 

Hal-Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Ke Pulau Sumba

Nah, karena setiap sudut pulau Sumba istimewa, perlu perencanaan yang matang daerah Sumba mana yang akan kamu jelajahi. Paling enak sih dari arah tempat kita sampai untuk pertama kalinya kemudian baru deh menjelajah tempat-tempat yang lebih jauh. Entah memulainya dari arah barat ke timur, dan sebaliknya. Tentu gak enak, kan kalau harus bolak-balik yang bikin gak efisien waktu.

Sebelum ke Sumba, satu hal yang tak kalah penting adalah memilih provider dengan sinyal yang baik. Soalnya, Sumba termasuk salah satu pulau terluar di Indonesia, nih. Jadi, untuk sinyal jaringan telekomunikasi tidak selancar daerah lainnya. Provider Telkomsel bisa kamu pilih, karena disebut-sebut memiliki sinyal yang stabil.

Selain itu, jangan lewatkan untuk membawa uang tunai secukupnya. Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Sumba masih jarang ditemukan di beberapa wilayah Sumba, terutama Sumba Barat. Jadi bisa kamu persiapkan sebelum keberangkatan agar tidak kehabisan uang.

Tak ketinggalan, bawa sunblock, sunscreen, atau produk tabir surya untuk melindungi kulitmu dari panas matahari. Apalagi saat main-main ke pantai, bukit, dan padang rumput yang luas. Tetap jaga kesehatan kulit saat terkena sinar ultraviolet langsung, ya. 

Kalau kepanasan menuju jalur mendaki air terjun dan padang rumput yang luas, jangan lupa pakai topi, ya. 

Alasan Kamu Harus ke Pulau Sumba

Sumba memiliki kearifan lokal, budaya, dan keindahan alamnya yang mempesona. Tak heran, eksotisme Sumba menarik untuk digali lebih dalam lagi, hingga diceritakan melalui banyak film. Sebut saja film Pendekar Tongkat Emas, Atambua 39 Derajat Celcius, Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, Humba Dreams, dan tak ketinggalan Susah Sinyal. Kalau selama ini kamu melihat indahnya Sumba melalui film dan sosial media. Sudah saatnya kamu kesini untuk mengeksplorasi indahnya Sumba dan berinteraksi dengan uniknya kearifan lokal setempat. Kamu gak akan menyesal datang kesini dan bakalan jadi kenang-kenangan manis seumur hidupmu. 

 


Tags : open trip ke sumba | paket tour sumba | paket wisata ke sumba | tour sumba | open trip sumba | paket wisata sumba | open trip sumba 2020 | paket honeymoon sumba | paket liburan ke sumba | trip sumba murah | biaya liburan ke sumba | paket tour sumba 2020 | paket liburan sumba | paket trip sumba | paket tour ke sumba | paket ke sumba | open trip sumba murah | paket travel sumba | harga trip ke sumba | sumba trip murah | tour sumba murah | paket wisata pulau sumba | paket travel ke sumba | paket wisata sumba 2020

Url : https://www.turiz.id/paket-tour-ke-sumba-murah.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat
Butuh Bantuan ?
Hallo..
Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by