Paket Tour Labengki dan Sombori

Paket Tour Labengki – Sombori, Ngomongin Sulawesi, pasti akan terbersit Danau Wakatobinya yang terkenal sebagai rumah terumbu karang yang cantik, paus, dan ikan pari. Atau tempat berkumpulnya kupu-kupu bersayap indah yang disebut-sebut Alfred Russel Wallace sebagai ‘The Kingdom of Butterfly’ pada Taman Bantimurung.

Sulawesi memiliki sudut-sudutnya yang belum banyak terjamah. Pulau-pulau kecil yang mengelilingi pulau Sulawesi jelas memancing rasa ingin tahu. Menarik untuk disinggahi, bagi kamu yang ingin melangkah melawan batas dan mendobrak zona nyaman. Pernah membayangkan berpetualang  ke pulau yang nampak seperti titik-titik kecil jika dilihat dari angkasa? Tuntaskan rasa penasaranmu, pulau Sombori aku rekomendasikan untuk kamu kunjungi saat menyambangi Sulawesi.

Sebelum masuk ke pembahasan, kami mau share foto-foto keindahan Sombori dan Labengki untuk Anda. Selamat menikmati.

Paket Wisata Sombori Labengki Tahun 2020

Menginginkan liburan ke Pulau Sombori dan Labengki di tahun 2020 ? Jangan Khawatir, kami dari Turiz.id siap melayani Anda untuk berlibur kesana.

Untuk mengetahui detil masing-masing paket, silahkan di klik pada bagian paket wisata yang ingin kamu ketahui.

Waktu Terbaik Mengunjungi Pulau Sombori

Sebelum mengajukan cuti ke bos, ada baiknya kita cermati kondisi alam dan cuaca pulau Sombori, ya. Dikelilingi oleh perairan laut, angin kencang menjadi salah satu bagian yang harus diperhatikan saat berkunjung ke sana. Ditambah lagi, moda transportasi kapal yang kita gunakan, akan dipengaruhi oleh kekuatan dan kecepatan angin.

Bulan Oktober hingga Mei dianggap para pelancong sebagai waktu terbaik untuk mengunjungi pulau ini. Pada bulan-bulan tersebut, angin tidak berhembus terlalu kencang dan bukan mencapai puncaknya. Jadi, liburanmu bisa tenang dan nyaman, deh. 

Destinasi Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi di Pulau Sombori

Pulau Sombori adalah pulau kecil yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di kabupaten Morowali.  Meski pulau kecil, pulau Sombori di kelilingi juga dengan pulau-pulau kecil yang lain. Gak heran, Sombori disebut-sebut sebagai ‘Raja Ampat-nya’ Sulawesi punya, nih. 

Namun, sebelum mengunjungi pulau Sombori, sekalian aja kita ke pulau Labengki. Soalnya kita terlebih dahulu melewati pulau Labengki dibandingkan pulau Sombori, nih. Mau tahu ada apa aja di pulau Sombori dan Labengki? Jangan lewatkan petualangan ini, ya;

Pulau Labengki

Buat pemanasan, singgah dulu, yuk ke pulau Labengki. Kalau kamu ingin menikmati pesona kawasan Sombori hingga puas, menghabiskan waktu semalam di Labengki Kecil menjadi pilihan yang tepat. Secara administratif, pulau Labengki terletak di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Sedangkan pulau Sombori terletak di wilayah administratif yang berbeda yaitu Sulawesi Tengah. Perjalanan dari pulau Labengki ke pulau Sombori sendiri membutuhkan waktu selama satu jam menggunakan kapal kecil atau perahu motor tergantung dengan jalur yang dilewati. 

Secara geografis, Labengki Kecil dan Labengki Besar terletak tidak berjauhan. Jika bermalam di Labengki Kecil, kamu tidak akan sulit menemui suku Bajo yang tinggal di sana. Kalau di Labengki Besar, sudah ada penginapan untuk 

Pantai Pasir Panjang

Tempat pertama yang kita kunjungi sekarang pantai pasir panjang. Disini, kamu bebas berlarian di sepanjang tepian pantai yang luas. Mau sekedar duduk-duduk, berjalan santai sembari menikmati lambaian pohon kelapa yang hijau boleh juga. 

Atau mengapung di atas perahu karet sembari menikmati tenangnya air laut yang terlukis pada mata dengan indah. Gradasi warna air laut yang bening, kehijauan, dan semakin lama semakin membiru. Ada pula batu karang besar di tepi pantai yang membuat tempat ini semakin unik. 

Mercusuar Labengki Kecil

Mumpung masih di Labengki, jangan lewatkan pemandangan matahari terbit di pagi hari. Di tambah lagi dengan sorot mercusuar dengan sinar cahaya hingga tampak dari kejauhan. Untuk menemukan mercusuar tidak sulit, kok. Hanya tinggal menelusuri sisi pantai saja. 

Gua Kolam Renang

Mau masuk ke Gua Kolam Renang? Untuk memasukinya kita harus naik tangga dulu dari bebatuan untuk mencapai bibir gua. Nah, untuk memasukinya, kita harus turun lagi ke dalam. Kalau biasanya kita menelusuri lorong-lorong gua yang gelap dan dingin dengan berjalan kaki, menelusuri gua ini kita harus berenang dulu, nih jika air mencapai ketinggian tertentu. 

Soalnya, gua yang terletak di tengah-tengah pulau ini dikelilingi oleh air payau. Seru banget, kan bisa berenang di dalam gua. Karena gelap, untuk menikmati keindahan gua kita bisa meminta bantuan pemandu setempat untuk bantuan penerangan berupa senter. Saat memasuki gua maupun berenang, harus hati-hati, ya. Soalnya bebatuan di bawah gua kadang tidak terlihat oleh para traveler yang terlalu bersemangat untuk berenang ke sana kemari. Apalagi saat akan memasuki area gua, batu-batunya sebagian licin terkena air. 

Teluk Cinta

Dinamakan Teluk Cinta, karena saat dilihat dari kejauhan berbentuk hati yang memesona. Apalagi jika kamu melihatnya dari ketinggian. Pemandangannya yang alami, luas, dan airnya yang berkilauan membuat hati damai dan tenang. Nah, karena punya spot pemandangan yang kece, saatnya untuk berenang dan snorkeling di sini. Langsung snorkeling gimana pemandangan yang ada di bawahnya, yuk. 

Bukit Kimabou

Dari Teluk Cinta, saatnya naik ke Bukit Kimabou. Nah, untuk naik ke puncaknya, kita harus melewati tangga setapak. Saat berada di puncak, langsung deh, bisa foto-foto dengan berlatar teluk dengan gradasi warna airnya yang indah. Mau menikmati sensasi keindahan Labengki dari ketinggian? Cobain flying fox-nya aja. Saatnya asah adrenalinmu. 

Pulau Sombori

Setelah diterpa hembusan angin sepanjang perjalanan dari pulau Lambengki, kita akan disambut dengan hamparan air berwarna hijau biru indah yang masih terjaga kemurniannya. Meski berwarna hijau biru, air laut tampak begitu bening bagaikan cermin. Bahkan, kamu bisa melihat bagian bawah tepi pantai yang berpasir di atas air dengan jelas. Bagai pinang di belah dua, pulau Sombori memiliki bebatuan keras yang menjulang ke atas dengan pepohonan rimbun di sekelilingnya seperti Raja Ampat.

 

Puncak Kayangan

Pemandangan pulau Sombori dengan bebatuan dan pepohonan ditambah dikepung perairan seperti berlian biru yang indah hanya sebagai hidangan pembuka saja untuk memanjakan matamu. Mau pemandangan yang lebih wow lagi? Siapkan energimu, soalnya kita akan mendaki bebatuan keras yang menjulang, jadi diperlukan kehati-hatian. 

Disebut sebagai puncak Kayangan, soalnya keindahannya bagai surga dunia yang tiada habisnya. Dengan ketinggian puncak kurang lebih mencapai 30 meter, gak kebayang kamu akan disuguhi pemandangan gugusan pulau-pulau di sekitar Sombori yang tertata cantik. Warna kehijauan dari pulau yang tampak dari kejauhan dipadu dengan birunya air laut yang serasi membuatmu betah berlama-lama di sana. Puas menikmati Sombori dari ketinggian, jangan lewatkan untuk ambil gambar di sana. 

Rumah Nenek

Kalau ke pulau Sombori, jangan lupa mampir ke rumah nenek, ya. Dihuni oleh seorang nenek dengan rambut putihnya, kita akan disambut ramah seorang nenek seperti nenek sendiri. Dipanggil dengan nenek Indong, nenek tinggal sendirian di atas rumah kayu di tepi Teluk Sombori. Kalau mampir ke rumah nenek, memang paling pas menikmati indahnya Teluk Sombori sembari duduk-duduk di atas teras.

Bahkan, teras rumah nenek Sombori sempat viral. Kamu gak akan asing dengan nuansa teras rumah nenek Indong wara-wiri di sosial media. Mengunjungi nenek Indong, tentu kita tetap harus sopan dan beretika, ya. Di manapun kita berada, harus tetap menghormati norma dan adat istiadat yang berlaku di wilayah setempat. 

Gua Allo

Berbeda dengan Gua Kolam Renang, Gua Allo memiliki ruang gua yang lebih tinggi. Sama seperti Gua Kolam Renang, Gua Allo juga digenangi air. Jika beruntung, kamu bisa menemukan teripang hitam disini. Kamu juga bisa berenang di Gua Allo juga, kok. Kamu juga bisa berenang rame-rame disini dan jangan lupa foto-foto dengan berlatar dinding gua yang kokoh dan stalaktit yang cantik. 

Gua Berlian

Nah, gua yang satu ini jangan ditanya gimana pemandangannya. Stalaktit dan stalakmit yang tertata dengan indah, dengan sinar mataharinya yang masuk ke dinding gua. Pantulan sinar matahari membuat cahaya yang terpantul berkilauan bagai berlian. Keren banget. Bayangin kamu terkepung dalam dinding gua yang menjulang bermandikan sinar matahari. Gak heran, gua berlian menjadi spot favorit yang harus kamu kunjungi saat ke pulau Sombori. 

Cara Menuju Pulau Labengki dan Sombori

Menuju pulau Labengki kita dapat berangkat dari tiga daerah yang berbeda yaitu Kendari, Sawa, dan Losala. Jika kita mendarat di Bandara Haluoleo Kendari, kita mendapatkan tiga pilihan rute yang dapat dipilih sesuai dengan efisiensi waktu yaitu Kendari-Labengki, Kendari-Losala-Labengki, dan Kendari-Sawa Labengki.

Lewat rute Kendari-Sawa-Labengki, kita perlu menyewa mobil terlebih dahulu dengan waktu tempuh selama 1 jam. Baru, deh lanjut perjalanan laut dengan kapal kecil selama dua jam. Mau lewat jalur Kendari-Kosala-Labengki, waktu yang dibutuhkan ke daerah Kosala adalah 2 jam, disambung dengan perjalanan menuju Labengki 2 jam. 

Rute langsung Kendari-Labengki, setelah turun di Bandara Haluoleo Kendari dapat langsung ke pelabuhan khusus, dermaga Tanasa (bukan pelabuhan besar Pelabuhan Nusantara) dengan rute ke pulau Labengki. Nah, di pelabuhan kecil ini, kita bisa naik speedboat ke pulau Labengki dengan waktu tempuh selama 3 jam. Untuk perjalanan dari bandara menuju dermaga sendiri membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Kalau dihitung-hitung, sih. Kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 4 jam, ya. 

Nah dari Labengki-Sombori, kita melakukan perjalanan jalur laut naik speedboat yang hanya membutuhkan waktu satu jam saja. 

Tiket Pesawat ke Pulau Sombori

Meski terletak di Provinsi Sulawesi Tengah, pulau Sombori  justru lebih mudah dijangkau dari Kendari, ibu kota Sulawesi Tenggara. Menuju ke Bandar Udara Haluoleo Kendari, bisa berangkat dari bandara paling dekat di berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta, Surakarta, Denpasar, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Pontianak, Medan, Makassar, dan beberapa kota lainnya. Tiket pesawat pun bervariatif mulai dari Rp 1 juta tergantung rute keberangkatan. Namun, penerbangan dari beberapa kota transit lebih dahulu di Makassar. Jadi, pilih jadwal penerbangan yang efektif menurutmu. Disarankan, sih untuk ambil penerbangan di pagi hari. Agar lebih awal tiba di Bandara Haluoleo Kendari, kita menjadi lebih leluasa untuk mengeksplorasi Labengki dan Sombori. 

Hal-Hal yang Perlu di Persiapkan Sebelum ke Pulau Sombori

Berbeda dengan wisata alam lainnya yang langsung menuju lokasi, berpetualang ke pulau Sombori  membutuhkan estafet perjalanan yang harus ditempuh. Dari bandara – dermaga – Labengki – dan berakhir di Sombori, membutuhkan waktu hingga beberapa jam lamanya. Kesehatan dan energi yang prima adalah kunci. Jika diperlukan, tambahkan konsumsi vitamin untuk menjaga stamina.

Saat singgah di Labengki Kecil, listrik hanya menyala mulai dari pukul 6 sore hingga 12 malam. Selebihnya, listrik tidak menyala dari pagi hari hingga siang hari. Untuk kamu yang membawa gawai dan peralatan elektronik yang membutuhkan listrik, bisa kamu charge mulai dari sore hari, ya. Jadinya, kamu gak perlu panik kehabisan baterai saat mengabadikan momen berliburmu.

Alasan Kenapa Harus Berlibur Ke Pulau Sombori

Berlibur ke pulau kecil yang bahkan kamu sulit untuk mencarinya di peta, gila banget guys. Waktu tempuh dan proses perjalanan akan membuatmu tangguh dan gak gampang menyerah begitu aja. Cocok buat kamu yang pengen runaway, ingin lepas, membebaskan diri dari semua ikatan yang membebanimu. Lalu, tunggu apa lagi ?


Itulah detil perjalanan tentang tour ke Sombori dan Labengki dari Turiz.id, semoga informasi dari kami membantu

 

Tags :

Open trip Sombori, Paket Tour Labengki, paket wisata sombori murah, paket tour labengki, open trip labengki

Rujukan :

Pulau Sombori – Idntimes
Labengki – Trip Advisor 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat
Butuh Bantuan ?
Hallo..
Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by